KISAH SEMBUH

Buah Merah bukanlah obat ajaib, begitu dicoba sekali penyakit langsung hilang. Akan tetapi buah merah adalah suplemen alami yang membantu proses penyembuhan penyakit. Ada yang cocok setelah mengonsumsi buah merah dan akhirnya mendapatkan kondisi kesehatan yang lebih baik, ada juga yang tidak merasakan perubahan. Berikut adalah cerita sukses dari beberapa pasien yang mendapatkan kesembuhan setelah mengonsumsi buah merah.

Beberapa pengalaman setelah mengonsumsi sari buah merah.

    “Tak disangka, setelah menghabiskan 120ml sari buah merah, kondisi tubuhnya lebih nyaman. “Saya merasakan badan menjadi lebih fit, lebih sehat, dan tidak mudah capek. Bukan cuma itu, setelah diuji secara laboratorium, SGPT dan SGOT pun menunjukkan perbaikan kondisi dengan angka mendekati normal,” papar Dr. Alvin tentang pengalaman pertamanya.” baca selengkapnya..

    Dr. Alvin

    “Beberapa tahun sebelum Buah Merah dikenal, wanita cantik ini pernah mengatakan bahwa akan ada tanaman obat kanker yang mendunia. Dengan munculnya buah merah yang secara testimoni terbukti menyembuhkan kanker maka Mama Lauren pun menambahkan, “saya rasa yang saya maksudkan beberapa tahun lalu adalah buah merah ini”. Oleh karenanya, penelitian terus-menurus mengenai buah merah ini sangat diperlukan agar buah merah benar-benar dapat dimanfaatkan oleh seluruh dunia.” baca selengkapnya…

    Mama Lauren

    “Saat pulang ke Jakarta untuk menunggu operasi, Ussy mendapat informasi dari seseorang agar ia mengonsumsi sari buah merah dari Papua. Kebetulan saat itu sari buah merah sedang ngetrend dan menjadi buah bibir. Dua minggu sebelum berangkat ke Singapore untuk operasi, Ussy mengonsumsi sari buah merah sebanyak satu sendok teh, dua kali sehari.” baca selengkapnya…

    Ussy Sulistyawati

    “Saya mengalami pendarahan akibat gangguan rahim. Namun, pendarahan sembuh total setelah saya mengonsumsi sari buah merah selama 3 hari. Setiap hari saya meminum sari buah merah 3 kali sehari, masing-masing 1 sendok makan. Kini saya tidak pernah lagi terjadi pendarahan. Bahkan, kondisi tubuh saya segar dan bugar seperti hari-hari sebelum terkena pendarahan.”

    Ny. Loluban

    “Saya menderita stroke sudah satu tahun dan sudah berobat ke berbagai dokter. Namun, tidak ada hasil yang saya peroleh, terutama untuk menghilangkan bengkak kaki saya yang sebelah kanan. Tangan sebelah kiri saya juga tidak bisa digerakkan dan begitu juga kaki sangat kaku. Menurut dokter, saya terserang stroke berat. Selain ke dokter, saya juga sudah minum berbagai jenis suplemen dengan harga yang sangat mahal, tetapi tidak ada perubahan. Setelah mendengar ada penemuan baru dari Universitas Cenderawasih, yaitu sari buah merah, saya langsung mencarinya dan meminum obat tersebut. Ternyata saya hanya minum 100ml dengan frekuensi satu kali sehari sebanyak satu sendok teh. Ada perubahan yang sangat luar biasa saya rasakan. Bengkak pada kaki mulai mengempis. Tangan saya yang tadinya kaku sudah normal kembali. Saat ini, saya sudah bisa melakukan aktifitas sehari-hari sebagai ibu rumah tangga. Sesuai saran penulis, saya terus-menerus minum sari buah merah agar kondisi tubuh saya kembali seperti semula.”

    Ny. Krey – Stroke

    “Yang juga merasakan manfaat Pandanus Conoideus adalah Susilah. Sejak tahu kanker payudara stadium 2 diidapnya, ia tampak menutup diri karena terpukul. Tangannya tak lagi dapat digerakkan. Saran dokter untuk operasi ditolak karena khawatir maut menjemput lewat jalan penyembuhan itu.

    Di tengah kebimbangan, kemenakannya, Jelly Serang, datang membawa ekstrak buah merah. Inilah tumpuan harapan Susilah. Ia meminumnya 2 kali sehari masing-masing 1 sendok makan. Setelah 2 botol dihabiskan, nyeri yang menderanya hilang sama sekali. Dua bulan berselang, setelah menghabiskan 8 botol, sel kanker yang semula 6 cm mengecil menjadi 3 cm. Kini kondisinya terus membaik.”

    Ny. Susilah

    “Lita Simanjuntak: Saya ibu rumah tangga yang mengalami keputihan sangat hebat dan warnanya agak kehijau-hijauan. Saya sudah berobat ke dokter selama 6 bulan, tetapi tidak ada perubahan. Saya dengar ada produk sari buah merah. Kemudian sayapun berkonsultasi dan tertarik untuk minum setelah mendengar penjelasan. Setelah saya minum sari buah merah selama 1 minggu dengan ukuran 100ml, keputihan secara bertahap hilang. Kemudian saya lanjutkan minum sari buah merah sampai 500ml. Sekarang saya sudah segar bugar dan tidak lagi mengalami keputihan sama sekali.”

    Ny. Lisa Simanjuntak

    “Ny. Subari, pada September 2002 terserang celebral apoplexy atau populer dengan sebutan stroke. Setelah 10 hari opname di sebuah rumah sakit di Jayapura, ia pulang meski belum sembuh. “Bagian tubuh sebelah kiri tak bisa digerakkan, mati sama sekali,” ujar guru SMP 2 Abepura itu mengenang.

    Ketika itu menyebut nama saja ia tak mampu. Pandangan kabur, pusing, stres. Kisah pilu itu bakal menjadi kenangan pahit baginya. Sebab 3 bulan meminum ekstrak buah merah 2 x 1 sendok makan per hari, ia sudah melepas tongkat. Kini ia aktif mendidik dan menjelaskan materi pengajaran di depan murid-muridnya seperti semula.”

    Ny. Subari

    “Saya menderita tumor rahim dan bagian perut saya mengalami pembesaran seperti hamil 7 bulan. Setelah meminum sari buah merah sekitar 500ml, perut saya menjadi normal kembali seperti semula dan sekarang bisa melakukan aktifitas sehari-hari sebagaimana mestinya. Saya juga sudah memeriksakan kandungan saya ke dokter. Hasil yang saya peroleh adalah tumor di rahim sudah tidak ada lagi. Saat ini, saya masih minum sari buah merah secara terus-menerus untuk memutus suplai nutrisi ke tumor.”

    Ibu Wati

    “Ibu Syahdariyah tidak pernah menyangka kalau di dalam kandungannya tumbuh segumpal daging tak diundang. Berbagai upaya dilakukan demi menghilangkan tumor tersebut, termasuk upaya medis melalui dokter. Dokter sudah memvonisnya tak akan bertahan hidup lebih dari 1 tahun.

    Pada bulan Juni 2003 dia berobat ke Bali. Suatu ketika Ibu Bupati (Habel) ditahannya. Setelah mengonsumsi obat merah dari Doctor Made, ternyata bisa sembuh. “Itu karena Ibu Bupati memberikan 7 botol,’ paparnya. Setiap hari ibu paruh baya ini meminumnya, yaitu pagi, siang, dan malam. Setelah habis 10 botol, ia penasaran dengan penyakitnya karena sakit pada perutnya tidak lagi dirasakan. Akhirnya, ia memutuskan ke rumah sakit dan meminta dokter untuk memeriksanya, bahkan bersedia beroperasi. Alangkah kagetnya ketika hasil pemeriksaan membuktikan kalau daging yang menumpang di kandungannya dinyatakan hilang. Ia pun bersyukur dan hingga kini sudah sehat seperti sedia kala.”

    Ibu Syahdariyah

    Source: Majalah Plus

    Ucapan Terima Kasih Kepada:

    “Drs. I Made Budi, MSc yang telah melakukan penelitian dan sosialisasi tentang buah merah melalui buku dan tulisan-tulisannya guna melengkapi khazanah kekayaan tanaman obat, dan juga kepada Majalah TRUBUS dan Majalah Plus, yang dengan konsisten menulis Kekayaan Herbalis Indonesia.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>